Rabu, 25 Juni 2014

Sejarah Dusun Dadapbong, Sendangsari, Pajangan Bantul



SEJARAH DESA DADAPBONG
Dadapbong merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Sendangsari, Pajangan, Bantul, DIY. Ditinjau dari namanya, Dadapbong sendiri memiliki asal usul yang agak simpang siur dan memiliki beberapa versi yang dipercaya oleh masyarakat di sana. Menurut salah satu petinggi desa (sesepuh) di Dadapbong yaitu Bpk. Baini. Nama Dadapbong diambil dari nama pohon Dadap, karena pada dahulu kala, di desa ini masih berupa hutan yang berisi pohon-pohon Dadap yang besar. Dadapbong sendiri merupakan salah satu nama jenis pohon Dadap. Untuk saat ini pohon dadap hanya bisa di temui hanya beberapa saja di desa Dadapbong. Pohon Dadapbong mulai perlahan sirna dikarenakan banyak dimanfaatkan warga secara turun temurun, selain kayunya juga daunnya yang konon dapat menyembuhkan penyakit seperti demam.
Masyarakat Dadapbong sendiri merupakan masyarakat yang dulunya bermukim di wilayah barat seperti Triwidadi dan Sedayu serta beberapa masyarakat dari daerah Selarong dan Goasari. Konon salah satu nenek moyang masyarakat Dadapbong bernama Mbah Moyoso, beliau salah satu orang pertama yang dahulu mendiami Dadapbong. Dan sekarang beliau dimakamkan di makam desa, di mana makam tersebut merupakan tempat yang memisahkan antara RT 1-2 dan RT 3-4.
Di desa Dadapbong juga berkembang adat istiadat atau tradisi yang masih berjalan sampai sekarang seperti Nyadran yang diadakan setiap tahun, tepatnya setiap Ruah atau hari menyambut datangnya bulan Ramadhan. Makam di desa dadapbong juga menjadi sebuah tempat vital bagi desa ini, hal tersebut di sebabkan karena beberapa aktivitas seperti nyadran dan beberapa acara keagamaan diadakan di makam tersebut. Pada tahun 1958, makam di desa Dadapbong hanya ada 1 blok saja yaitu sekitar 5x10 meter saja, namun sekarang sudah berkembang menjadi 10 kali lipat. Areal pemakaman sendiri pada tahun 2014 ini sedang diadakan renovasi agar lebih rapi dan tertata secara simetris.
Dukuh Dusun Dadapbong (bapak Munthoha)

0 komentar:

Posting Komentar