BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Pengertian
Kuliah Kerja Nyata
Kuliah
Kerja Nyata adalah suatu kegiatan intrakurikuler dilaksanakan dengan penempatan
mahasiswa dari satu tingkat studi tertentu dengan kesatuan-kesatuan antar
disiplin ilmu pengetahuan
(interdisipliner) di masyarakat swasta,
daerah-daerah yang meliputi sejumlah desa/dusun untuk waktu tertentu.
Berdasarkan
pengertian tersebut, maka Kuliah Kerja Nyata merupakan kegiatan terpadu antara
pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Mahasiswa
dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata harus bekerja dalam jangka waktu tertentu
guna mempraktekkan ilmu dan teori yang tekah didapatkan di bangku kuliah untuk
pengembangan pengelolaan dan membantu masyarakat pedesaan dalam melaksanakan
pembangunan dan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi sebagai
bagian dari kurikulum pendidikan yang sedang ditempuh. Oleh karena itu dalam
pelaksanaannya Kuliah Kerja Nyata memiliki ciri khusus sebagai berikut:
1. Kuliah
Kerja Nyata merupakan pelaksanaan darma pendidikan, penelitian dan pengabdian
pada masyarakat.
2. Interdisipliner
dan lintas sektoral.
3. Komprehensif
dan intrakurikuler.
4. Kuliah
Kerja Nyata berdimensi luas, pragmatis, dan praktis.
5.
Partisipasi aktif
mahasiswa dan masyarakat.
B.
Dasar
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
1. Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan
Pemerintah Nomor 39 Tahun 1992 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan
Nasional.
3. Peraturan
Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 jo. PP 66/2010 tentang Pengolahan Pendidikan.
4. Undang-Undang
No 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.
5. Status
Universitas PGRI Yogyakarta.
6. Pedoman
Akademik Universitas PGRI Yogyakarta.
C.
Visi
dan Misi
1. Visi
Visi
KKN UPY adalah “Terwujudnya proses pembelajaran yang mengembangkan mahasiswa
sebagai pemberdaya dan pengembang masyarakat yang handal menuju masyarakat yang
mandiri dan sejahtera secara berkelanjutan”.
2. Misi
Misi
KKN UPY adalah
a. Mengembangkan
kepedulian mahasiswa terhadap permasalah di masyarakat.
b. Mengembangkan
sikap dan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sintesis dalam memberikan
solusi pemecahan masalah di masyarakat secara komprehensif dan interdisipliner.
c. Mengembangkan
mahasiswa sebagai pemerdaya arah perubahan masyarakat yang mandiri dan
sejahtera, melalui program-program pemberdayaan potensi masyarakat.
d. Membelajarkan
mahasiswa sebagai agen perubahan terhadap masyarakat untuk terwujudnya
masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui IPTEKS secara berkelanjutan.
e. Mengembangkan
sinergitas kerjasama UPY, pemerintah daerah, dan masyarakat.
D.
Tujuan
Kuliah Kerja Nyata
Tujuan yang akan
dicapai melalui program Kuliah Kerja Nyata adalah:
1. Agar
Perguruan Tinggi menghasilkan sarjana sebagai penerus pembangunan yang lebih
menghayati kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam
pembangunan, dan belajar menanggulangi masalah-masalah tersebut secara
pragmatis dan praktis.
2. Untuk
lebih mendekatkan Perguruan Tinggi pada masyarakat dan lebih
mendekatkan/menyesuaikan kurikulum Perguruan Tinggi dengan tuntutan pembangunan.
3. Membantu
pemerintah dalam mempercepat gerak pembangunan dan mempersiapkan kader-kader
pembangunan.
4. Mengembangkan
kerjasama antar disiplin ilmu.
5. Mahasiswa
mendapat wawasan, pengalaman dalam menerapkan ilmunya untuk mengembangkan
potensi masyarakat sasaran.
6. Mahasiswa
mampu melakukan interaksi sosial dengan masyarakat maupun di Panti Sosial untuk
mengali masalah dan potensi masyarakat.
7. Mahasiswa
mampu memberikan beberapa alternatif pemecahan masalah yang ditemui.
8. Mahasiswa
mampu melaksanakan sebagian atau seluruh alternatif pemecahan masalah yang
diprogramkan dalam KKN.
9. Membentuk
jiwa nasionalis dan kepedulian para calon sarjana terhadap kesejahteraan bangsa
dan tanah air.
E.
Sasaran
Kuliah Kerja Nyata
Kuliah
Kerja Nyata mempunyai tiga kelompok sasaran, yaitu mahasiswa sebagai calon
penerus pembangunan, UPY sebagai tempat belajar mahasiswa dan masyarakat maupun
institusi yang menjadi tempat mahasiswa berdarma bakti.
1.
Mahasiswa
a. Memperdalam
pengertian dan pengahayatan mahasiswa tentang:
1) Cara
berfikir pragmatis dan bekerja interdisipliner atau lintas sektoral.
2) Kegunaan
hasil pendidikannya bagi pembangunan pada umumnya dan pembangunan daerah pada
khususnya.
3) Mengetahui
kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan serta konteks
keseluruhan masalah pengembangan potensi masyarakat.
b. Mendewasakan
alam pikiran mahasiswa dalam setiap penelaahan dan pemecahan masalah yang ada
di masyarakat secara pragmatis ilmiah.
c. Memberikan
keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program pengembangan
dan pembangunan dusun dan desa.
d. Membina
mahasiswa agar menjadi seorang inovator, motivator, adn problem solver.
e. Memberikan
pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader pembangunan, di
samping diharapkan terbentuknya sikap dan rasa cinta serta tanggung jawab
terhadap kemajuan masyarakat, sehingga kelak setelah menjadi sarjana sanggup
ditempatkan di mana saja.
2.
Universitas
PGRI Yogyakarta
a. UPY
akan lebih mantap dalam pengisian ilmu atau pendidikan
kepada mahasiswa, dengan adaanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa
dengan masyarakat, dengan demikian kurikulum Perguruan Tinggi dapat disesuaikan
dengan tuntutan pembangunan.
b. Mempercepat dan meningkatkan kerjasama antara UPY
sebagai pusat ilmu dan teknologi dengan
instansi-instansi, perusahan dan/atau masyarakatab pedesaan dalam melaksanakan
pembangunan.
c. Ilmu yang dikembangkan di UPY
akan lebih terasa faedahnya dalam pemecahan berbagai
masalah pembangunan.
d. Meningkatkan
peran serta UPY dalam menggali kenyataan empirik keberagaman masyarakat.
3.
Masyarakat
a. Memperoleh bantuan tenaga dan pikiran untuk:
1) Mengelola
suatu kegiatan pembangunan;
2) Mengidentifikasi,
mengembangkan, dan mendayagunakan potensi yang ada; dan
3) Mengidentifikasi
dan memecahkan permasalahan yang dihadapi.
b. Cara berpikir, bersikap dan bertindak akan lebih
ditingkatkan dan sesuai dengan program pembangunan.
c. Memperoleh
inovasi (pembaharuan) yang diperlukan.
d. Terbentuknya
kader-kader pembangunan di dalam masyarakat, sehingga terjamin terbentuknya
penerus-penerus pembangunan.
F.
Manfaat
Kuliah Kerja Nyata
1.
Bagi
Mahasiswa
a. Memperdalam
pengertian dan penghayatan mahasiswa tentang proses pendidikan di kampus dan
masyarakat luas.
b. Memperdalam
pengertian dan penghayatan mahsiswa tentang cara berpikir dan bekerja secara
interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya keterkaitan ilmu dalm mengatasi
permasalahan pendidikan yang ada di kampus dan masyarakat.
c. Mendewasakan
cara berfikir dan meningkatkan daya penalaran dalam melakukan panelaahan,
perumusan dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di kampus dan masyarakat.
d. Memberikan
keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan proses pembelajaran dan
kegiatan manajerial di kampus dan masyarakat.
e. Memberikan
kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat berperan sebagai motivator,
dinamisator, dan problem solver.
2.
Bagi
Masyarakat
a. Memperoleh
kesempatan untuk dapat andil dalam mengisi pembangunan.
b. Mendapat
bantuan pemikiran, tenaga, ilmu dan teknologi dalam merencanakan serta
melaksanakan pengembangan masyarakat.
3.
Bagi
Universitas PGRI Yogyakarta
a. Memperoleh
umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswa dengan masyarakat, sehingga
kurikulum, materi perkuliahan, dan pengembangan IPTEK dapat lebih disesuaikan
dengan tuntutan masyarakat.
b. Memperoleh
berbagai sumber belajar dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangan
penelitian dan pendidikan.
c. Meningkatkan
kerjasama dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk pengembangan tri
dharma perguruan tinggi.
G.
Status
dan Beban Akademik
Kuliah
Kerja Nyata merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas
PGRI Yogyakarta. Bagi mahasiswa yang belum mengikuti program Kuliah Kerja Nyata
belum dapat dinyatakan lulus dari Universitas PGRI Yogyakarta. Dengan demikian,
KKN merupakan program intrakurikuler yang menjadi bagian integral dari
kurikulum UPY khususnya jenjang S1.
Beban
atau bobot akademik Kuliah Kerja Nyata adalah 3 SKS (Satuab Kredit Semester)
dan wajib tempuh yang berarti Program KKN harus diikuti oleh mahasiswa jenjang
S1 yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan yaitu mahasiswa minimal sudah
memasuki semester 8 dan telah menyelesaikan serta lulus minimal 120 sks dengan
indeks prestasi kumulatif minimal 2,00.
Status
KKN adalah intrakurikuler ditentukan oleh dua ketentuan pokok yaitu: (1)
program yang terstruktur dan (2) mempunyai beban akadmik atau bobot sks.
Sebagai program intrakurikuler KKN mempunyai parameter tertentu yang ditentukan
dalam struktur KKN, yaitu antara lain:
1. Dilakukan
oleh sekelompok mahasiswa dalam jumlah tertentu dan dengan konfigurasi anggota
dari berbagai disiplin ilmu (interdisipliner).
2. Mahasiswa
dapat mengikuti program KKN apabila telah memenuhi persyaratan kurikulum
tertentu.
3. Mahasiswa
peserta KKN harus mengikuti sejumlah tahapan kegiatan, yaitu tahapan persiapan,
tahap pembekalan, tahap surveu dan perencanaan program, tahap pelaksanaan atau
operasional di lapangan, tahap pelaporan kegiatan, dan tahap evaluasi.
4. Mahasiswa
harus mengerjakan tugas-tugas yang diwajibkan untuk setiap tahapan KKN
tersebut.
5.
Mahasiswa harus
melakukan pendekatan sosial kepada sivitas akademika, lingkungan/warga sekolah,
pemerintah maupun masyarakat luas.
H.
Waktu
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata
KKN
dilaksanakan satu tahun sekalin yaitu pada bulan Februari sampai bulan April
dengan pertimbangan, bahwa pada waktu tersebut mahasiswa dapat berkonsentrasi
pada kegaiatan KKN, sehingga tidak terganggu oleh matakuliah yang lain. KKN
dilaksanakan dalam waktu dua bulan (6 minggu) efektif.
Untuk
angakatan XXVII ini KKN dilaksanakan mulai tanggal 21 April sampai dengan 31 Mei 2014 sesuai dengan jadwal
yang sudah ditetapkan oleh Universitas.
I.
Tempat
Kuliah Kerja Nyata
Lokasi
KKN adalah kampus UPY dan masyarakat luas diwilayah kabupaten Gunung Kidul,
Bantul, Sleman, dan kulon Progo. Lokasi KKN dipilih berdasarkan pertimbangan
kesesuaian antara kemampuan mahasiswa dengan kegiatanyang dipraktikan di kampus
dan masyarakat.
Kelompok ini
mendapatkan lokasi di Dusun Dadapbong
Sendangsari Pajangan Bantul
BAB II
PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN KKN
A.
Status
dan Beban Akademik
KKN
merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas PGRI
Yogyakarta. Bagi mahasiswa yang belum mengikuti program Kuliah Kerja Nyata
belum dapat dinyatakan lulus dari Universitas PGRI Yogyakarta. Dengan demikian,
KKN merupakan program intrakurikuler yang menjadi bagian integral dari
kurikulum UPY khususnya jenjang S1.
Status
KKN adalah intrakulikuler ditentukan oleh dua ketentuan pokok yaitu: (1)
program yang terstruktur dan (2) mempunyai beban akademik atau bobot sks.
Sebagai program intrakulikuler KKN mempunyai parameter tertentu yang ditentukan
dalam struktur KKN, yaitu antara lain:
1.
Dilakukan oleh
sekelompok mahasiswa dalam jumlah tertentu dan dengan konfigurasi anggota dari
berbagai disiplin ilmu (interdisipliner).
2.
Mahasiswa dapat
mengikuti program KKN apabila telah memenuhi persyaratan kurikuler tertentu
(sesuai pedoman akademik yang berlaku).
3.
Mahasiswa beserta KKN
harus mengikuti sejumlah tahapan kegiatan, yaitu tahap pendaftaran, persiapan,
tahap pembekalan, tahap survai/observasi dan perencanaan program, tahap
pelaksanaan atau operasional di lapangan, tahap pelaporan kegiatan, dan tahap
evaluasi.
4.
Mahasiswa harus
mengerjakan tugas-tugas yang diwajibkan untuk setiap tahapan KKN tersebut.
5.
Mahasiswa harus
melakukan pendekatan sosial kepada sivitas akademi, lingkungan, pemerintah
maupun masyarakat luas.
Beban
atau bobot akademik KKN adalah 3 SKS (Satuan Kredit Semester) dan wajib tempuh
yang berarti Program KKN harus diikuti oleh mahasiswa jenjang S1 yang telah
memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Buku Pedoman Akademik
2014) dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2,00.
B.
Model
KKN
Model
KKN yang dilaksanakan pada tahun 2014 ada dua yaitu KKN Reguler dan KKN
Alternatif.
1.
KKN
Reguler
KKN
Reguler adalah bentuk KKN yang diselenggarakan dengan menerapkan ketentuan
sebagai berikut:
a. Penyelengaraan
KKN dilaksanakan di masyarakat desa.
b. Pembentukan
kelompok KKN dilakukan oleh LPPM.
c. Penentuan
lokasi maupun pengurusan izin dilakukan oleh LPPM.
d. Pelaksanaan
kegiatan KKN selama 6 minggu.
e. Pelaksanaan
kegiatan perhari 6 jam.
2.
KKN
Alternatif
KKN
alternatif adalah bentuk KKN yang diselengarakan dengan menerapkan ketentuan
sebagai berikut:
a. KKN
dilakasanakan di panti sosial yang ada di lingkungan Dinas Sosial DIY dan
komunitas sosial lain dan di kampus UPY.
b. Pelaksanaan
kegiatan selama 6 minggu.
c. Pengurusan
pos koordinasi dilakukan oleh mahasiswa.
d. Kelompok
minimal terdiri dari 3 program studi.
e. Pembentukan
kelompok KKN dilakukan oleh panitia.
C.
Waktu
Kegiatan KKN
KKN
tahun 2014 ini dilaksanakan pada tanggal 21 April sampai 31 Mei 2014.
D.
Tempat
KKN
Lokasi
KKN tahun 2014 untuk model KKN Reguler adalah masyarakat desa Guwosari, desa
Sendangsari, desa Triwidadi Kecamatan Panjangan, dan desa Bangunjiwo Kecamatan
Kasihan Kabupaten Bantul, untuk KKN alternatif dilaksanakan di panti sosial di
bawah naungan Dinas Sosial DIY, dan komunitas sosial di DIY.
E.
Organisasi
Program Kegiatan Kuliah Kerja Nyata diatur dan
diselengarakan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan
dilaksanakan oleh Panitia Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang beranggotakan
tenaga-tenaga edukatif dan administratif, diangkat dengan surat keputusan
Rektor Universitas PGRI Yogyakarta. Panitia pelaksana Kuliah Kerja Nyata berada di bawah penelitian dan pengabdian pada masyarakat
yang memiliki struktur organisasi sebagai berikut :
1. Pengarah:
Ketua Pengurus YP dan Pimpinan UPY.
2.
Penanggung
jawab : Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada
Masyarakat
3.
Ketua panitia pelaksana: Kepala Pusat Pengabdian Kepada
Masyarakat.
4.
Sekretaris.
5.
Bendahara.
6.
Seksi-seksi:
a.
Sekretariat
b.
Pembekalan,Penerjunan dan Penarikan
c.
Tempat dan Perlengkapan
d.
Konsumsi
e.
Acara
f.
Dokumentasi dan Publikasi
g.
Keamanan
7.
Dosen Pembimbing Lapangan
Untuk
memudahkan pelaksanaan program kerja KKN, maka perlu dibentuk struktur
organisasi kerja pelaksanaan kegiatan KKN. Adapun struktur organisasi kerja
kelompok KKN di Dusun
Dadapbong, Sendangsari 17, Pajangan, Bantul adalah sebagai berikut:
Dosen
Pembimbing : Rudha Widagsa, M. A
Ketua :
1.
Ardhian Eka Kusuma
2.
Guntur W.
Sekretaris :
1.
Anik Tri Lestari
2.
Nety Aryati
Bendahara :
1.
Ani Kumiyati
2.
Riana Arum Sari
Sie. Humas :
1.
Megawati
2.
Maryanto
Selain
kepengurusan di atas, adapun wakil dari kelompok Sendangsari 17 yang menjadi
wakil Panitia Kelompok Besar KKN adalah Virgi Jakastira dan Wiranata Oktavianto.
Sehingga jika mendapat informasi yang
berasal dari Kelompok Besar dapat kami terima informasinya dengan cepat.
Adapun
Rencana Program Kerja Kami adalah
1. Bakti
Kampus
Ada 1
macam kegiatan Bakti Kampus dalam KKN Angkatan XXVIII Tahun 2014 ini antara
lain :
·
Jalan sehat yang diikuti oleh
seluruh peserta KKN XXVIII
·
Penarikan KKN yang sekaligus
diadakan : Kegiatan Pasar Murah, Donor Darah, Kesenian.
2. Bakti
Masyarakat
Rencana
Program Kerja Yang kami lakukan di Masyarakat meliputi
Kelompok Besar, Kelompok Kecil dan Individu :
a. Kelompok Besar
Dalam kegiatan kelompok besar melibatkan semua anggota
KKN dalam hal
pikiran dan tenaga.
1)
Rencana Program Kuliah Kerja Nyata
Kelompok Besar.
|
No.
|
Nama Kegiatan
|
U/P
|
|
1.
|
Observasi
|
U
|
|
2.
|
Sosialisasi
Pengolahan Singkong
|
U
|
|
3.
|
Demo
Masak Pengolahan Singkong
|
U
|
|
4.
|
Sosialisasi
Pemasaran Hasil Pengolahan Singkong
|
U
|
|
5.
|
Pemasaran
Hasil Pengolahan Singkong
|
U
|
|
6.
|
Pengecatan
Gardu Ronda
|
P
|
|
7.
|
Plangisasi
|
P
|
|
8.
|
Lomba-lomba
untuk masyarakat
|
P
|
2)
Rencana Program Kuliah Kerja Nyata
Kelompok Kecil.
|
No.
|
Nama Kegiatan
|
U/P
|
|
1.
|
Posyandu
|
P
|
|
2.
|
PAUD
|
U
|
|
3.
|
TPA
|
U
|
|
4.
|
Kerja
Bakti
|
U
|
|
5.
|
Pembuatan
Papan Nama Pos Ronda
|
P
|
|
6.
|
Pembuatan
Papan Nama PAUD
|
P
|
3)
Rencana Program Kuliah Kerja Nyata
Individu.
|
1.Bimbel Tingkat TK RT 1
|
|
2.Bimbel Tingkat TK RT 2
|
|
3.Bimbel Tingkat TK RT 3
|
|
4.Bimbel Tingkat TK RT 4
|
|
5.Bimbel kelas 1 SD
|
|
6.Bimbel kelas II SD
|
|
7.Bimbel Matematika Kelas III SD
|
|
8.Bimbel kelas IV SD
|
|
9.Bimbel Kelas V SD
|
|
10.Bimbel kelas VI SD
|
|
11. Keterampilan Kain Flanel untuk
anak-anak kelas III
|
|
12. Keterampilan Kain Flanel untuk
anak-anak kelas IV
|
|
13. Keterampilan Kain Flanel untuk
anak-anak kelas VI
|
|
14. Pengenalan TI untuk anak TK
|
|
15. Pengenalan TI untuk anak SD kelas I
|
|
16. Pengenalan TI untuk anak SD kelas III
|
|
17. Pengenalan TI untuk anak SD kelas IV
|
|
18. Pengenalan TI untuk anak SD kelas V
|
|
19. Pengenalan TI untuk anak SD kelas VI
|
|
20. Buletin Anak
|
|
21. Sejarah Desa Dadapbong
|
|
22. Pembuatan Web Desa Dadapbong
|
|
23. Pembuatan Denah Rumah Penduduk
|
|
24. Papan Bimbingan Tata Cara Wudhu
|
|
25. Papan Bimbingan PAUD (Slogan)
|
|
26. Pemutaran Film Sejarah untuk
anak-anak
|
|
27. Pembaharuan Iqro’ untuk TPA
|
|
28. Administrasi Rekapitulasi Data Penduduk
|
|
29. Meronce untuk anak perempuan tingkat
SD kelas III
|
|
30. Meronce untuk anak perempuan tingkat
SD kelas IV
|
|
31. Meronce untuk anak perempuan tingkat
SD kelas VI
|
|
32. Pembuatan Administrasi Dasawisma
|
F. Pelaksanaan
Program KKN
1.
Jenis
Kegiatan yang akan Dikerjakan meliputi
a. Kelompok Besar Masyarakat
1)
Observasi
2)
Sosialisasi Pengolahan
Singkong
3)
Demo Masak Pengolahan
Singkong
4)
Sosialisasi Pemasaran
Hasil Pengolahan Singkong
5)
Pemasaran Hasil
Pengolahan Singkong
6)
Pengecatan Gardu Ronda
7)
Plangisasi
8)
Lomba-lomba
b.
Kelompok Kecil
Masyarakat
1) Posyandu
2) PAUD
3) TPA
4) Kerja
bakti
5) Pembuatan
Papan Nama Pos Ronda
6) Pembuatan
Papan Nama PAUD
c. Kegiatan Individu:
1.
Ardhian Eka Kusuma (09111100024)
2.
Wiranata Oktavianto (10133200001)
3.
Ani Kumiati (10144100119)
4.
Anik Tri Lestari (10144100131)
5.
Wiwik Febriani (10144100186)
6.
Kania Kusuma Wardani (10144200075)
7.
Adhitya Putri Nuari (10144200111)
8.
Maryanto (10144200250)
9.
Kuni Nurul Muflikhah (10144300084)
10. Megawati (10144400042)
11. Vigri
Jakastira (10144400076)
12. Oktarina
Widyaningsih (10144600068)
13. Riana
Arumsari (10144600279)
14. Guntur
Wijayanto (11111100092)
15. Neti
Aryati (11111100156)
v Mengajar
TPA yang dilaksanakan mulai tanggal 23 April 2014.
v Bimbel yang dilaksanakan mulai tanggal 28 April 2014.
v Mengajar
PAUD LESTARI 2 yang dilaksanakan mulai tanggal 30 April 2014.
v Pengenalan
TI untuk TK dan SD yang dilaksanakan mulai tanggal 3 Mei 2014.
2.
Kapan
Kegiatan dilakukan (berapa lama)
KKN (Kuliah Kerja Nyata)
Angkatan XXVIII Tahun 2014 dilaksanakan ±
1,5 bulan, yaitu dari tanggal 21 April - 31 Mei 2014.
3.
Lokasi
KKN
Gambaran
Umum Keadaan Lokasi di Dusun Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul.
Wilayah Dadapbong
merupakan suatu dusun yang terletak di Kelurahan Sendangsari, Kecamatan
Pajangan, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dusun Dadapbong
merupakan dusun yang sangat luas yang letaknya di perbatasan Desa Guwosari dan
Sendangsari. Di Pedukuhan Dadapbong ini terdiri dari empat RT yang semua
kegitannya terbagi menjadi dua yaitu penduduk RT 1 dan RT 2, dan penduduk RT 3
dan RT. Penduduk RT 1 terdiri dari 44 KK dengan jumlah penduduk 135 jiwa.
Penduduk RT 2 terdiri dari 50 KK dengan jumlah penduduk 170 jiwa. Penduduk RT 3
terdiri dari 36 KK dengan jumlah penduduk 117 jiwa. Penduduk RT 4 terdiri dari
62 KK dengan jumlah penduduk 221 jiwa.
Kehidupan
di Dusun Dadapbong masih tergolong rendah dan pemikiran-pemikirannya masih
banyak yang awam. Di Dusun ini mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh pabrik, buruh tani, buruh
bangunan, pengrajin dan wiraswasta.
4.
Sifat
Kegiatan
Dari beberapa program KKN
yang kami laksanakan terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara
berkelompok, kelompok kecil dan individu. Hal ini semua kami laksanakan sesuai
dengan program kerja yang sudah kami rencanakan.
5.
Sasaran
yang dilibatkan
Sasaran yang dilibatkan dalam
pelaksanaan KKN Angkatan XXVIII Tahun
2014 khususnya yang berada di Dusun Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul adalah seluruh masyarakat yang tinggal di daerah
tersebut, mulai dari anak-anak sampai Lansia.
6.
Biaya
Sumber pendanaan KKN Angkatan
XXVIII Tahun 2014 berasal dari
Swadana masing-masing mahasiswa peserta KKN.
1) Pemasukan
|
No
|
Pemasukan
|
Jumlah
|
|
1
|
Pengembalian
dari kampus
@Rp.
110.000,00
|
RP.
1.650.000,00
|
|
2
|
Iuran
awal penerjunan @Rp. 25.000,00
|
Rp.
375.000,00
|
|
3
|
Iuran
kas mingguan @Rp. 15.0000,00 x 5 minggu
|
Rp. 1.
125.000,00
|
|
4
|
Iuran
tambahan @Rp. 30.000,00
|
Rp.
450.000,00
|
|
4
|
Swadana
Masyarakat
|
Rp. 940.000,00
|
|
Saldo
|
Rp. 4.540.000,00
|
|
2) Pengeluaran
|
No
|
Keterangan
|
Jumlah
|
|
1
|
Perpisahan
|
Rp.
1.000.000,00
|
|
2
|
Pembelian
Perlengkapan Lomba + Hadiah Lomba
|
Rp.
1.200.000,00
|
|
3
|
Pembelian
Kenang-kenangan
|
Rp.
861.000,00
|
|
4
|
Snack
Pertemuan
|
Rp.
298.000,00
|
|
5
|
Pembuatan
Plang
|
Rp.
115.000,00
|
|
6
|
Pengecatan
|
Rp.
205.000,00
|
|
7
|
Pembuatan
Kripik Singkong
|
Rp. 300.000,00
|
|
8
|
Pembelian
Alat Press
|
Rp.
175.000,00
|
|
9
|
Pembelian
Alat Pasah @ Rp. 7.500,00
|
Rp.37.500,00
|
|
10
|
Pembelian
Air Mineral
|
Rp.
250.000,00
|
|
|
Jumlah
|
Rp. 4.441.500,00
|
BAB
III
EVALUASI
PELAKSANAAN KKN
Sebagai akhir
dari pelaksanaan KKN maka langkah selanjutnya adalah melakukan kegiatan
evaluasi atas pelaksanaan program kegiatan yang telah direncanakan. Tujuan
pelaksanaan evaluasi ini adalah untuk mengontrol serta menilai sejumlah program
KKN yang telah dikerjakan. Dengan adanya evaluasi maka dapat diketahui
kekurangan–kekurangan yang dapat dijadikan pegangan bagi pelaksanaan KKN
selanjutnya.
A.
Hasil
kerja KKN
Hasil kerja KKN UPY
Tahun 2014 di Dadapbong kegiatan, yaitu :
1. Bidang
Sarana dan Prasarana
2. Bidang
Administrasi
3. Bidang
Bakti Masyarakat
B.
Dana
dan Fasilitas Pendukung Kegiatan Selama KKN Ekstensi
Dana
yang dipergunakan untuk kegiatan selama KKN berlangsung berasal dari Mahasiswa.
Fasilitas
yang didapatkan selama KKN :
1. Padukuhan
Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta.
2. PAUD
LESTARI 2 Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta.
3. Kampus
Universitas PGRI Yogyakrta.
4. Masjid
Al-Mukhsinin
C.
Organisasi
Pelaksana
Organisasi
Kegiatan KKN UPY merupakan wahana dalam mewujudkan tatanan semua kegiatan.
Pembentukan organisasi tersebut adalah hal pokok yang mendasar, untuk mengatur
jalannya kegiatan KKN memerlukan adanya
koordinasi dan management yang tertib dan terarah. Untuk itu diperlukan system
organisasi yang berfungsi untuk mengkoordinasikan kerja dan semua
langkah-langkah yang ditempuh dalam KKN.
D.
Partisipasi
Masyarakat
Pelaksanaan
KKN Tahun 2014 sangat tergantung pada kedisiplinan Mahasiswa dan peran serta
aktif dari masyarakat Dadapbong, maka semua yang telah diprogramkan dalam
kegiatan KKN dapat berjalan dengan baik
dan lancar.
E.
Faktor
Pendukung
Dalam
pelaksanaan KKN terdapat faktor pendukung, antara lain :
Faktor pendukung :
1. Dana
yang tersedia dari semua anggota kelompok KKN.
2. Dukungan
dari Dosen Pembimbing Lapangan.
3. Kerjasama
dari Bapak Dukuh, RT.
4. Kerjasama
dari warga Pedukuhan Dadapbong Sendangsari Pajangan Bantul.
5. Cuaca
yang mendukung sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
BAB
IV
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
KKN
adalah salah satu mata kuliah yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa UPY. Pada
mata kuliah ini memberikan suatu kesempatan dan pengalaman bagi Mahasiswa dalam
kehidupan bermasyarakat.
KKN
UPY angakatan XXVIII secara resmi dilaksanakan pada Bulan April–Mei. KKN
dilakukan selama 1,5 Bulan dan secara resmi dilaksanakan pada tanggal 21 April sampai
tanggal 31 Mei 2014. Dalam KKN ini banyak bidang yang dilaksanakan baik di
Kampus maupun di Masyarakat yang meliputi bidang pendidikan, kerohanian, bidang
kesehatan, bidang sosial, dan bidang kewirausahaan. Secara keseluruhan semua
bidang–bidang tersebut yang sudah direncanakan dan diprogramkan oleh Mahasiswa
kelompok KKN dapat dikatakan berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan.
Terlaksananya dan keberhasilan dalam pelaksanaan setiap program kegiatan tidak
terlepas dari bantuan berbagai pihak dan masyarakat Dadapbong pada khususnya.
Berdasarkan
pengalaman KKN angkatan XXVIII ini banyak hal yang diperoleh dari antusiasme
warga masyarakat terhadapa mahasiswa KKN dengan sepenuhnya mendukung setiap
program kegiatan yang diberikan. Oleh karena itu, Padukuhan Dadapbong sangat
produktif dan kondusif untuk melaksanakan kegiatan KKN.
B.
SARAN
Setelah
terlaksananya Program Kegiatan KKN, kami
mempunyai beberapa saran dan usulan agar untuk kedepannya pelaksanaan KKN dapat
berjalan dan terlaksana dengan baik.
1. Selama
perjalanan pelaksanaan program KKN di
masyarakat selama kurun waktu 1,5 bulan kami merasa bahwa semua program dapat
terlaksana dengan baik dan lancar.
2. Pada
saat pelaksanaan kegiatan di Kampus mungkin dapat dijadwalkan dengan rinci
sehingga setiap kelompok KKN dapat melaksanakan programnya sesuai dengan
schedulenya.
0 komentar:
Posting Komentar