Kamis, 26 Juni 2014

KKN Universitas PGRI Yogyakarta



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Pengertian Kuliah Kerja Nyata

Kuliah Kerja Nyata adalah suatu kegiatan intrakurikuler dilaksanakan dengan penempatan mahasiswa dari satu tingkat studi tertentu dengan kesatuan-kesatuan antar disiplin ilmu pengetahuan (interdisipliner) di masyarakat swasta, daerah-daerah yang meliputi sejumlah desa/dusun untuk waktu tertentu.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka Kuliah Kerja Nyata merupakan kegiatan terpadu antara pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Mahasiswa dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata harus bekerja dalam jangka waktu tertentu guna mempraktekkan ilmu dan teori yang tekah didapatkan di bangku kuliah untuk pengembangan pengelolaan dan membantu masyarakat pedesaan dalam melaksanakan pembangunan dan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan yang sedang ditempuh. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya Kuliah Kerja Nyata memiliki ciri khusus sebagai berikut:
1.      Kuliah Kerja Nyata merupakan pelaksanaan darma pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
2.      Interdisipliner dan lintas sektoral.
3.      Komprehensif dan intrakurikuler.
4.      Kuliah Kerja Nyata berdimensi luas, pragmatis, dan praktis.
5.      Partisipasi aktif mahasiswa dan masyarakat.

B.     Dasar Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
1.      Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2.      Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1992 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional.
3.      Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 jo. PP 66/2010 tentang Pengolahan Pendidikan.
4.      Undang-Undang No 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.
5.      Status Universitas PGRI Yogyakarta.
6.      Pedoman Akademik Universitas PGRI Yogyakarta.

C.    Visi dan Misi
1.      Visi
Visi KKN UPY adalah “Terwujudnya proses pembelajaran yang mengembangkan mahasiswa sebagai pemberdaya dan pengembang masyarakat yang handal menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera secara berkelanjutan”.
2.      Misi
Misi KKN UPY adalah
a.       Mengembangkan kepedulian mahasiswa terhadap permasalah di masyarakat.
b.      Mengembangkan sikap dan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sintesis dalam memberikan solusi pemecahan masalah di masyarakat secara komprehensif dan interdisipliner.
c.       Mengembangkan mahasiswa sebagai pemerdaya arah perubahan masyarakat yang mandiri dan sejahtera, melalui program-program pemberdayaan potensi masyarakat.
d.      Membelajarkan mahasiswa sebagai agen perubahan terhadap masyarakat untuk terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui IPTEKS secara berkelanjutan.
e.       Mengembangkan sinergitas kerjasama UPY, pemerintah daerah, dan masyarakat.

D.    Tujuan Kuliah Kerja Nyata
Tujuan yang akan dicapai melalui program Kuliah Kerja Nyata adalah:
1.      Agar Perguruan Tinggi menghasilkan sarjana sebagai penerus pembangunan yang lebih menghayati kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan, dan belajar menanggulangi masalah-masalah tersebut secara pragmatis dan praktis.
2.      Untuk lebih mendekatkan Perguruan Tinggi pada masyarakat dan lebih mendekatkan/menyesuaikan kurikulum Perguruan Tinggi dengan tuntutan pembangunan.
3.      Membantu pemerintah dalam mempercepat gerak pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan.
4.      Mengembangkan kerjasama antar disiplin ilmu.
5.      Mahasiswa mendapat wawasan, pengalaman dalam menerapkan ilmunya untuk mengembangkan potensi masyarakat sasaran.
6.      Mahasiswa mampu melakukan interaksi sosial dengan masyarakat maupun di Panti Sosial untuk mengali masalah dan potensi masyarakat.
7.      Mahasiswa mampu memberikan beberapa alternatif pemecahan masalah yang ditemui.
8.      Mahasiswa mampu melaksanakan sebagian atau seluruh alternatif pemecahan masalah yang diprogramkan dalam KKN.
9.      Membentuk jiwa nasionalis dan kepedulian para calon sarjana terhadap kesejahteraan bangsa dan tanah air.

E.     Sasaran Kuliah Kerja Nyata
Kuliah Kerja Nyata mempunyai tiga kelompok sasaran, yaitu mahasiswa sebagai calon penerus pembangunan, UPY sebagai tempat belajar mahasiswa dan masyarakat maupun institusi yang menjadi tempat mahasiswa berdarma bakti.
1.      Mahasiswa
a.       Memperdalam pengertian dan pengahayatan mahasiswa tentang:
1)      Cara berfikir pragmatis dan bekerja interdisipliner atau lintas sektoral.
2)      Kegunaan hasil pendidikannya bagi pembangunan pada umumnya dan pembangunan daerah pada khususnya.
3)      Mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan serta konteks keseluruhan masalah pengembangan potensi masyarakat.
b.      Mendewasakan alam pikiran mahasiswa dalam setiap penelaahan dan pemecahan masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah.
c.       Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program pengembangan dan pembangunan dusun dan desa.
d.      Membina mahasiswa agar menjadi seorang inovator, motivator, adn problem solver.
e.       Memberikan pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader pembangunan, di samping diharapkan terbentuknya sikap dan rasa cinta serta tanggung jawab terhadap kemajuan masyarakat, sehingga kelak setelah menjadi sarjana sanggup ditempatkan di mana saja.




2.      Universitas PGRI Yogyakarta
a.       UPY akan lebih mantap dalam pengisian ilmu atau pendidikan kepada mahasiswa, dengan adaanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat, dengan demikian kurikulum Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
b.      Mempercepat dan meningkatkan kerjasama antara UPY sebagai pusat ilmu dan teknologi dengan instansi-instansi, perusahan dan/atau masyarakatab pedesaan dalam melaksanakan pembangunan.
c.       Ilmu yang dikembangkan di UPY akan lebih terasa faedahnya dalam pemecahan berbagai masalah pembangunan.
d.      Meningkatkan peran serta UPY dalam menggali kenyataan empirik keberagaman masyarakat.
3.      Masyarakat
a.       Memperoleh bantuan tenaga dan pikiran untuk:
1)      Mengelola suatu kegiatan pembangunan;
2)      Mengidentifikasi, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi yang ada; dan
3)      Mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan yang dihadapi.
b.      Cara berpikir, bersikap dan bertindak akan lebih ditingkatkan dan sesuai dengan program pembangunan.
c.       Memperoleh inovasi  (pembaharuan) yang diperlukan.
d.      Terbentuknya kader-kader pembangunan di dalam masyarakat, sehingga terjamin terbentuknya penerus-penerus pembangunan.


F.     Manfaat Kuliah Kerja Nyata
1.      Bagi Mahasiswa
a.       Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa tentang proses pendidikan di kampus dan masyarakat luas.
b.      Memperdalam pengertian dan penghayatan mahsiswa tentang cara berpikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya keterkaitan ilmu dalm mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di kampus dan masyarakat.
c.       Mendewasakan cara berfikir dan meningkatkan daya penalaran dalam melakukan panelaahan, perumusan dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di kampus dan masyarakat.
d.      Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan proses pembelajaran dan kegiatan manajerial di kampus dan masyarakat.
e.       Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat berperan sebagai motivator, dinamisator, dan problem solver.
2.      Bagi Masyarakat
a.       Memperoleh kesempatan untuk dapat andil dalam mengisi pembangunan.
b.      Mendapat bantuan pemikiran, tenaga, ilmu dan teknologi dalam merencanakan serta melaksanakan pengembangan masyarakat.
3.      Bagi Universitas PGRI Yogyakarta
a.       Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswa dengan masyarakat, sehingga kurikulum, materi perkuliahan, dan pengembangan IPTEK dapat lebih disesuaikan dengan tuntutan masyarakat.
b.      Memperoleh berbagai sumber belajar dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian dan pendidikan.
c.       Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk pengembangan tri dharma perguruan tinggi.

G.    Status dan Beban Akademik
Kuliah Kerja Nyata merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Bagi mahasiswa yang belum mengikuti program Kuliah Kerja Nyata belum dapat dinyatakan lulus dari Universitas PGRI Yogyakarta. Dengan demikian, KKN merupakan program intrakurikuler yang menjadi bagian integral dari kurikulum UPY khususnya jenjang S1.
Beban atau bobot akademik Kuliah Kerja Nyata adalah 3 SKS (Satuab Kredit Semester) dan wajib tempuh yang berarti Program KKN harus diikuti oleh mahasiswa jenjang S1 yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan yaitu mahasiswa minimal sudah memasuki semester 8 dan telah menyelesaikan serta lulus minimal 120 sks dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2,00.
Status KKN adalah intrakurikuler ditentukan oleh dua ketentuan pokok yaitu: (1) program yang terstruktur dan (2) mempunyai beban akadmik atau bobot sks. Sebagai program intrakurikuler KKN mempunyai parameter tertentu yang ditentukan dalam struktur KKN, yaitu antara lain:
1.      Dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dalam jumlah tertentu dan dengan konfigurasi anggota dari berbagai disiplin ilmu (interdisipliner).
2.      Mahasiswa dapat mengikuti program KKN apabila telah memenuhi persyaratan kurikulum tertentu.
3.      Mahasiswa peserta KKN harus mengikuti sejumlah tahapan kegiatan, yaitu tahapan persiapan, tahap pembekalan, tahap surveu dan perencanaan program, tahap pelaksanaan atau operasional di lapangan, tahap pelaporan kegiatan, dan tahap evaluasi.
4.      Mahasiswa harus mengerjakan tugas-tugas yang diwajibkan untuk setiap tahapan KKN tersebut.
5.      Mahasiswa harus melakukan pendekatan sosial kepada sivitas akademika, lingkungan/warga sekolah, pemerintah maupun masyarakat luas.

H.    Waktu Kegiatan Kuliah Kerja Nyata
KKN dilaksanakan satu tahun sekalin yaitu pada bulan Februari sampai bulan April dengan pertimbangan, bahwa pada waktu tersebut mahasiswa dapat berkonsentrasi pada kegaiatan KKN, sehingga tidak terganggu oleh matakuliah yang lain. KKN dilaksanakan dalam waktu dua bulan (6 minggu) efektif.
Untuk angakatan XXVII ini KKN dilaksanakan mulai tanggal 21 April sampai dengan 31 Mei 2014 sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Universitas.

I.       Tempat Kuliah Kerja Nyata
Lokasi KKN adalah kampus UPY dan masyarakat luas diwilayah kabupaten Gunung Kidul, Bantul, Sleman, dan kulon Progo. Lokasi KKN dipilih berdasarkan pertimbangan kesesuaian antara kemampuan mahasiswa dengan kegiatanyang dipraktikan di kampus dan masyarakat.
Kelompok ini mendapatkan lokasi di Dusun Dadapbong Sendangsari Pajangan Bantul


BAB II
PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN KKN

A.    Status dan Beban Akademik
KKN merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Bagi mahasiswa yang belum mengikuti program Kuliah Kerja Nyata belum dapat dinyatakan lulus dari Universitas PGRI Yogyakarta. Dengan demikian, KKN merupakan program intrakurikuler yang menjadi bagian integral dari kurikulum UPY khususnya jenjang S1.
Status KKN adalah intrakulikuler ditentukan oleh dua ketentuan pokok yaitu: (1) program yang terstruktur dan (2) mempunyai beban akademik atau bobot sks. Sebagai program intrakulikuler KKN mempunyai parameter tertentu yang ditentukan dalam struktur KKN, yaitu antara lain:
1.         Dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dalam jumlah tertentu dan dengan konfigurasi anggota dari berbagai disiplin ilmu (interdisipliner).
2.         Mahasiswa dapat mengikuti program KKN apabila telah memenuhi persyaratan kurikuler tertentu (sesuai pedoman akademik yang berlaku).
3.         Mahasiswa beserta KKN harus mengikuti sejumlah tahapan kegiatan, yaitu tahap pendaftaran, persiapan, tahap pembekalan, tahap survai/observasi dan perencanaan program, tahap pelaksanaan atau operasional di lapangan, tahap pelaporan kegiatan, dan tahap evaluasi.
4.         Mahasiswa harus mengerjakan tugas-tugas yang diwajibkan untuk setiap tahapan KKN tersebut.
5.         Mahasiswa harus melakukan pendekatan sosial kepada sivitas akademi, lingkungan, pemerintah maupun masyarakat luas.
Beban atau bobot akademik KKN adalah 3 SKS (Satuan Kredit Semester) dan wajib tempuh yang berarti Program KKN harus diikuti oleh mahasiswa jenjang S1 yang telah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Buku Pedoman Akademik 2014) dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2,00.
B.       Model KKN
Model KKN yang dilaksanakan pada tahun 2014 ada dua yaitu KKN Reguler dan KKN Alternatif.
1.      KKN Reguler
KKN Reguler adalah bentuk KKN yang diselenggarakan dengan menerapkan ketentuan sebagai berikut:
a.       Penyelengaraan KKN dilaksanakan di masyarakat desa.
b.      Pembentukan kelompok KKN dilakukan oleh LPPM.
c.       Penentuan lokasi maupun pengurusan izin dilakukan oleh LPPM.
d.      Pelaksanaan kegiatan KKN selama 6 minggu.
e.       Pelaksanaan kegiatan perhari 6 jam.
2.      KKN Alternatif
KKN alternatif adalah bentuk KKN yang diselengarakan dengan menerapkan ketentuan sebagai berikut:
a.       KKN dilakasanakan di panti sosial yang ada di lingkungan Dinas Sosial DIY dan komunitas sosial lain dan di kampus UPY.
b.      Pelaksanaan kegiatan selama 6 minggu.
c.       Pengurusan pos koordinasi dilakukan oleh mahasiswa.
d.      Kelompok minimal terdiri dari 3 program studi.
e.       Pembentukan kelompok KKN dilakukan oleh panitia.

C.      Waktu Kegiatan KKN
KKN tahun 2014 ini dilaksanakan pada tanggal 21 April sampai 31 Mei 2014.

D.      Tempat KKN
Lokasi KKN tahun 2014 untuk model KKN Reguler adalah masyarakat desa Guwosari, desa Sendangsari, desa Triwidadi Kecamatan Panjangan, dan desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, untuk KKN alternatif dilaksanakan di panti sosial di bawah naungan Dinas Sosial DIY, dan komunitas sosial di DIY.
E.       Organisasi
Program Kegiatan Kuliah Kerja Nyata diatur dan diselengarakan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan dilaksanakan oleh Panitia Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang beranggotakan tenaga-tenaga edukatif dan administratif, diangkat dengan surat keputusan Rektor Universitas PGRI Yogyakarta. Panitia pelaksana Kuliah Kerja Nyata berada di bawah penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang memiliki struktur organisasi sebagai berikut :
1.      Pengarah: Ketua Pengurus YP dan Pimpinan UPY.
2.      Penanggung jawab : Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada             Masyarakat
3.      Ketua panitia pelaksana: Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat.
4.      Sekretaris.
5.      Bendahara.
6.      Seksi-seksi:
a.    Sekretariat
b.    Pembekalan,Penerjunan dan Penarikan
c.    Tempat dan Perlengkapan
d.   Konsumsi
e.    Acara
f.     Dokumentasi dan Publikasi
g.    Keamanan
7.      Dosen Pembimbing Lapangan
Untuk memudahkan pelaksanaan program kerja KKN, maka perlu dibentuk struktur organisasi kerja pelaksanaan kegiatan KKN. Adapun struktur organisasi kerja kelompok KKN di Dusun Dadapbong, Sendangsari 17, Pajangan, Bantul adalah sebagai berikut:
Dosen Pembimbing     : Rudha Widagsa, M. A
Ketua                          :
1.    Ardhian Eka Kusuma
2.    Guntur W.
Sekretaris                    :
1.      Anik Tri Lestari
2.      Nety Aryati


Bendahara                   :
1.      Ani Kumiyati
2.      Riana Arum Sari
Sie. Humas                  :
1.      Megawati
2.      Maryanto
Selain kepengurusan di atas, adapun wakil dari kelompok Sendangsari 17 yang menjadi wakil Panitia Kelompok Besar KKN adalah Virgi Jakastira dan Wiranata Oktavianto. Sehingga jika mendapat informasi  yang berasal dari Kelompok Besar dapat kami terima informasinya dengan cepat.

Adapun Rencana Program Kerja Kami adalah
1.      Bakti Kampus
Ada 1 macam kegiatan Bakti Kampus dalam KKN Angkatan XXVIII Tahun 2014 ini antara lain :
·         Jalan sehat yang diikuti oleh seluruh peserta KKN XXVIII
·         Penarikan KKN yang sekaligus diadakan : Kegiatan Pasar Murah, Donor Darah, Kesenian.
2.      Bakti Masyarakat
Rencana Program Kerja Yang kami lakukan di Masyarakat meliputi Kelompok Besar, Kelompok Kecil dan Individu :
a.       Kelompok Besar
Dalam kegiatan kelompok besar melibatkan semua anggota KKN dalam hal pikiran dan tenaga.
1)      Rencana Program Kuliah Kerja Nyata Kelompok Besar.
No.
Nama Kegiatan
U/P
1.
Observasi
U
2.
Sosialisasi Pengolahan Singkong
U
3.
Demo Masak Pengolahan Singkong
U
4.
Sosialisasi Pemasaran Hasil Pengolahan Singkong
U
5.
Pemasaran Hasil Pengolahan Singkong
U
6.
Pengecatan Gardu Ronda
P
7.
Plangisasi
P
8.
Lomba-lomba untuk masyarakat
P

2)      Rencana Program Kuliah Kerja Nyata Kelompok Kecil.
No.
Nama Kegiatan
U/P
1.
Posyandu
P
2.
PAUD
U
3.
TPA
U
4.
Kerja Bakti
U
5.
Pembuatan Papan Nama Pos Ronda
P
6.
Pembuatan Papan Nama PAUD
P

3)      Rencana Program Kuliah Kerja Nyata Individu.
1.Bimbel Tingkat TK RT 1
2.Bimbel Tingkat TK RT 2
3.Bimbel Tingkat TK RT 3
4.Bimbel Tingkat TK RT 4
5.Bimbel kelas 1 SD
6.Bimbel kelas II SD
7.Bimbel  Matematika Kelas III SD
8.Bimbel kelas IV SD
9.Bimbel Kelas V SD
10.Bimbel kelas VI SD
11. Keterampilan Kain Flanel untuk anak-anak kelas III
12. Keterampilan Kain Flanel untuk anak-anak kelas IV
13. Keterampilan Kain Flanel untuk anak-anak kelas VI
14. Pengenalan TI untuk anak TK
15. Pengenalan TI untuk anak SD kelas I
16. Pengenalan TI untuk anak SD kelas III
17. Pengenalan TI untuk anak SD kelas IV
18. Pengenalan TI untuk anak SD kelas V
19. Pengenalan TI untuk anak SD kelas VI
20. Buletin Anak
21. Sejarah Desa Dadapbong
22. Pembuatan Web Desa Dadapbong
23. Pembuatan Denah Rumah Penduduk
24. Papan Bimbingan Tata Cara Wudhu
25. Papan Bimbingan PAUD (Slogan)
26. Pemutaran Film Sejarah untuk anak-anak
27. Pembaharuan Iqro’ untuk TPA
28. Administrasi Rekapitulasi Data Penduduk
29. Meronce untuk anak perempuan tingkat SD kelas III
30. Meronce untuk anak perempuan tingkat SD kelas IV
31. Meronce untuk anak perempuan tingkat SD kelas VI
32. Pembuatan Administrasi Dasawisma
F.  Pelaksanaan Program KKN
1.      Jenis Kegiatan yang akan Dikerjakan meliputi
a.       Kelompok Besar Masyarakat
1)        Observasi
2)        Sosialisasi Pengolahan Singkong
3)        Demo Masak Pengolahan Singkong
4)        Sosialisasi Pemasaran Hasil Pengolahan Singkong
5)        Pemasaran Hasil Pengolahan Singkong
6)        Pengecatan Gardu Ronda
7)        Plangisasi
8)        Lomba-lomba
b.      Kelompok Kecil Masyarakat
1)      Posyandu
2)      PAUD
3)      TPA
4)      Kerja bakti
5)      Pembuatan Papan Nama Pos Ronda
6)      Pembuatan Papan Nama PAUD
c.       Kegiatan Individu:
1.        Ardhian Eka Kusuma                   (09111100024)
2.        Wiranata Oktavianto                    (10133200001)
3.        Ani Kumiati                                 (10144100119)
4.        Anik Tri Lestari                            (10144100131)
5.        Wiwik Febriani                             (10144100186)
6.        Kania Kusuma Wardani              (10144200075)
7.        Adhitya Putri Nuari                     (10144200111)
8.        Maryanto                                      (10144200250)
9.        Kuni Nurul Muflikhah                 (10144300084)
10.    Megawati                                     (10144400042)
11.    Vigri Jakastira                              (10144400076)
12.    Oktarina Widyaningsih                (10144600068)
13.    Riana Arumsari                            (10144600279)
14.    Guntur Wijayanto                                    (11111100092)
15.    Neti Aryati                                   (11111100156)

v  Mengajar TPA yang dilaksanakan mulai tanggal 23 April 2014.
v  Bimbel yang dilaksanakan mulai  tanggal 28 April 2014.
v  Mengajar PAUD LESTARI 2 yang dilaksanakan mulai tanggal 30 April 2014.
v  Pengenalan TI untuk TK dan SD yang dilaksanakan mulai tanggal 3 Mei 2014.
2.      Kapan Kegiatan dilakukan (berapa lama)
KKN (Kuliah Kerja Nyata) Angkatan XXVIII Tahun 2014 dilaksanakan ± 1,5 bulan, yaitu dari tanggal 21 April - 31 Mei 2014.
3.      Lokasi KKN
Gambaran Umum Keadaan Lokasi di Dusun Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul.
Wilayah Dadapbong merupakan suatu dusun yang terletak di Kelurahan Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dusun Dadapbong merupakan dusun yang sangat luas yang letaknya di perbatasan Desa Guwosari dan Sendangsari. Di Pedukuhan Dadapbong ini terdiri dari empat RT yang semua kegitannya terbagi menjadi dua yaitu penduduk RT 1 dan RT 2, dan penduduk RT 3 dan RT. Penduduk RT 1 terdiri dari 44 KK dengan jumlah penduduk 135 jiwa. Penduduk RT 2 terdiri dari 50 KK dengan jumlah penduduk 170 jiwa. Penduduk RT 3 terdiri dari 36 KK dengan jumlah penduduk 117 jiwa. Penduduk RT 4 terdiri dari 62 KK dengan jumlah penduduk 221 jiwa.
Kehidupan di Dusun Dadapbong masih tergolong rendah dan pemikiran-pemikirannya masih banyak yang awam. Di Dusun ini mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh pabrik, buruh tani, buruh bangunan, pengrajin dan wiraswasta.
4.      Sifat Kegiatan
Dari beberapa program KKN yang kami laksanakan terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara berkelompok, kelompok kecil dan individu. Hal ini semua kami laksanakan sesuai dengan program kerja yang sudah kami rencanakan.
5.      Sasaran yang dilibatkan
Sasaran yang dilibatkan dalam pelaksanaan KKN Angkatan XXVIII Tahun 2014 khususnya yang berada di Dusun Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul adalah  seluruh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut, mulai dari anak-anak sampai Lansia.
6.      Biaya
Sumber pendanaan KKN Angkatan XXVIII Tahun 2014 berasal dari Swadana masing-masing mahasiswa peserta KKN.
1)      Pemasukan
No
Pemasukan
Jumlah
1
Pengembalian dari kampus
@Rp. 110.000,00
RP. 1.650.000,00
2
Iuran awal penerjunan @Rp. 25.000,00
Rp. 375.000,00
3
Iuran kas mingguan @Rp. 15.0000,00 x 5 minggu
Rp. 1. 125.000,00
4
Iuran tambahan @Rp. 30.000,00
Rp. 450.000,00
4
Swadana Masyarakat
Rp. 940.000,00
Saldo
Rp. 4.540.000,00

2)      Pengeluaran
No
Keterangan
Jumlah
1
Perpisahan
Rp. 1.000.000,00
2
Pembelian Perlengkapan Lomba + Hadiah Lomba
Rp. 1.200.000,00
3
Pembelian Kenang-kenangan
Rp. 861.000,00
4
Snack Pertemuan
Rp. 298.000,00
5
Pembuatan Plang
Rp. 115.000,00
6
Pengecatan
Rp. 205.000,00
7
Pembuatan Kripik Singkong
Rp. 300.000,00
8
Pembelian Alat Press
Rp. 175.000,00
9
Pembelian Alat Pasah @ Rp. 7.500,00
Rp.37.500,00
10
Pembelian Air Mineral
Rp. 250.000,00

Jumlah
Rp. 4.441.500,00


BAB III
EVALUASI PELAKSANAAN KKN

Sebagai akhir dari pelaksanaan KKN maka langkah selanjutnya adalah melakukan kegiatan evaluasi atas pelaksanaan program kegiatan yang telah direncanakan. Tujuan pelaksanaan evaluasi ini adalah untuk mengontrol serta menilai sejumlah program KKN yang telah dikerjakan. Dengan adanya evaluasi maka dapat diketahui kekurangan–kekurangan yang dapat dijadikan pegangan bagi pelaksanaan KKN selanjutnya.

A.      Hasil kerja KKN
Hasil kerja KKN UPY Tahun 2014 di Dadapbong kegiatan, yaitu :
1.    Bidang Sarana dan Prasarana
2.    Bidang Administrasi
3.    Bidang Bakti Masyarakat

B.       Dana dan Fasilitas Pendukung Kegiatan Selama KKN Ekstensi
Dana yang dipergunakan untuk kegiatan selama KKN berlangsung berasal dari Mahasiswa.
Fasilitas yang didapatkan selama KKN :
1.    Padukuhan Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta.
2.    PAUD LESTARI 2 Dadapbong, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta.
3.    Kampus Universitas PGRI Yogyakrta.
4.    Masjid Al-Mukhsinin

C.      Organisasi Pelaksana
Organisasi Kegiatan KKN UPY merupakan wahana dalam mewujudkan tatanan semua kegiatan. Pembentukan organisasi tersebut adalah hal pokok yang mendasar, untuk mengatur jalannya kegiatan KKN  memerlukan adanya koordinasi dan management yang tertib dan terarah. Untuk itu diperlukan system organisasi yang berfungsi untuk mengkoordinasikan kerja dan semua langkah-langkah yang ditempuh dalam KKN.



D.      Partisipasi Masyarakat
Pelaksanaan KKN Tahun 2014 sangat tergantung pada kedisiplinan Mahasiswa dan peran serta aktif dari masyarakat Dadapbong, maka semua yang telah diprogramkan dalam kegiatan KKN  dapat berjalan dengan baik dan lancar.

E.       Faktor Pendukung
Dalam pelaksanaan KKN terdapat faktor pendukung, antara lain :
Faktor pendukung :
1.    Dana yang tersedia dari semua anggota kelompok KKN.
2.    Dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan.
3.    Kerjasama dari Bapak Dukuh, RT.
4.    Kerjasama dari warga Pedukuhan Dadapbong Sendangsari Pajangan Bantul.
5.    Cuaca yang mendukung sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

 
BAB IV
PENUTUP
                                                           
A.    KESIMPULAN
KKN adalah salah satu mata kuliah yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa UPY. Pada mata kuliah ini memberikan suatu kesempatan dan pengalaman bagi Mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat.
KKN UPY angakatan XXVIII secara resmi dilaksanakan pada Bulan April–Mei. KKN dilakukan selama 1,5 Bulan dan secara resmi dilaksanakan pada tanggal 21 April sampai tanggal 31 Mei 2014. Dalam KKN ini banyak bidang yang dilaksanakan baik di Kampus maupun di Masyarakat yang meliputi bidang pendidikan, kerohanian, bidang kesehatan, bidang sosial, dan bidang kewirausahaan. Secara keseluruhan semua bidang–bidang tersebut yang sudah direncanakan dan diprogramkan oleh Mahasiswa kelompok KKN dapat dikatakan berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan. Terlaksananya dan keberhasilan dalam pelaksanaan setiap program kegiatan tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak dan masyarakat Dadapbong pada khususnya.
Berdasarkan pengalaman KKN angkatan XXVIII ini banyak hal yang diperoleh dari antusiasme warga masyarakat terhadapa mahasiswa KKN dengan sepenuhnya mendukung setiap program kegiatan yang diberikan. Oleh karena itu, Padukuhan Dadapbong sangat produktif dan kondusif untuk melaksanakan kegiatan KKN.

B.     SARAN
Setelah terlaksananya Program Kegiatan KKN,  kami mempunyai beberapa saran dan usulan agar untuk kedepannya pelaksanaan KKN dapat berjalan dan terlaksana dengan baik.
1.    Selama perjalanan pelaksanaan program KKN  di masyarakat selama kurun waktu 1,5 bulan kami merasa bahwa semua program dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
2.    Pada saat pelaksanaan kegiatan di Kampus mungkin dapat dijadwalkan dengan rinci sehingga setiap kelompok KKN dapat melaksanakan programnya sesuai dengan schedulenya.                                              


 



0 komentar:

Posting Komentar